Daily Archives: 03/02/2011

TRANSAKSI DERIVATIF DALAM PERSPEKTIF SYARIAH IV

TRANSAKSI DERIVATIF DALAM PERSPEKTIF SYARIAH

(Bagian IV)

Oleh : Agustianto

Kesadaran ekonom dan negara maju

Sebenarnya, sebagian pakar ekonomi dunia telah menyadari kerapuhan sistem moneter kapitalisme seperti itu. Teori Bubble growth dan random walk telah memberikan penjelasan yang meyakinkan tentang bahaya transaksi maya (bisnis dan spekulasi mata uang dan bisnis (spekulasi) saham di pasar modal). Baca lebih lanjut

Iklan

TRANSAKSI DERIVATIF DALAM PERSPEKTIF SYARIAH III

TRANSAKSI DERIVATIF DALAM PERSPEKTIF SYARIAH

(Bagian III)

Alquran dan transaksi derivatif

Oleh : Agustianto

Sekjen Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) dan Dosen Pascasarjana UI, Trisakti dan Univ.Paramadina

Pelarangan riba yang secara tegas terdapat dalam Al-Qur’an (QS: 2 :275-279), pada hakikatnya merupakan pelarangan terhadap transaksi maya atau derivatif . Firman Allah, “Allah menghalalkan jual-beli (sektor riel) dan mengharamkan riba (tranksaksi maya)”. Baca lebih lanjut

TRANSAKSI DERIVATIF DALAM PERSPEKTIF SYARIAH II

TRANSAKSI DERIVATIF DALAM PERSPEKTIF SYARIAH

(Bagian II)

Oleh : Agustianto

Sekjen Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) dan Dosen Pascasarjana UI, Trisakti dan Univ.Paramadina

Kegiatan bisnis yang memisahkan sektor moneter dan riil, tidak lain adalah praktek riba. Istilah kontemporer menyebutnya derivatif. Dalam transaksi derivatif saat ini, sesungguhnya telah menyatu tiga serangkai riba, maysir dan gharar. Sistem bisnis derivatif dalam pandangan Islam, merupakan sebuah kejahatan besar, sehinga pelakunya abadi di neraka (2:275), karena dosanya tak termaafkan. Dampaknya bisa menghangcurkan ekonomi banyak negara sebagai mana yang kita rasakan dan saksikan saat ini. Baca lebih lanjut